Tteokbokki Pedas

Tteokbokki Pedas Dunia kuliner kini tak lagi mengenal batas negara. Berkat perkembangan teknologi, media sosial, dan gelombang budaya populer seperti musik dan drama Korea (K-Pop dan K-Drama), banyak makanan khas negeri ginseng yang kini dinikmati oleh masyarakat di berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia. Salah satu makanan yang berhasil merebut hati masyarakat internasional adalah Tteokbokki, terutama versi tteokbokki pedas yang menjadi favorit para pecinta makanan berkuah dengan sensasi rasa menggigit.

Tteokbokki (dibaca: “tteok-bok-ki”) adalah makanan berbahan dasar tteok (kue beras yang kenyal) yang dimasak dalam saus merah berbumbu pedas dan manis. Kuahnya kental, warnanya menggoda, dan aromanya khas karena perpaduan cabai Korea, bawang putih, serta kaldu ikan atau dashi. Tak hanya menjadi ikon jajanan jalanan (street food) di Korea Selatan, tteokbokki juga telah menjelma menjadi bagian dari tren makanan kekinian yang banyak dijual di kafe, restoran, hingga gerai kaki lima di Indonesia.

Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang tteokbokki pedas: mulai dari sejarahnya, bahan utama, resep, nilai gizi, berbagai variasi, hingga alasan mengapa hidangan ini begitu digemari di Indonesia dan potensial dijadikan peluang bisnis kuliner.


Apa Itu Tteokbokki?

Tteokbokki Pedas

Tteokbokki (떡볶이) secara harfiah berarti “kue beras yang ditumis” (tteok = kue beras, bokki = ditumis). Hidangan ini merupakan salah satu makanan paling populer di Korea Selatan. Tekstur kenyal dari tteok berpadu dengan saus gochujang (pasta cabai fermentasi khas Korea) yang kaya rasa, membuatnya sangat cocok untuk disantap kapan saja, terutama di cuaca dingin.

Versi modern yang kita kenal saat ini umumnya berupa tteok yang dimasak dengan saus gochujang pedas, gula, kecap asin, bawang putih, dan kaldu ikan. Namun, di Korea sendiri, ada banyak versi tteokbokki, seperti tteokbokki berkuah bening, dengan keju, tteokbokki goreng, bahkan yang dimasak bersama mie instan atau ramen (rabokki).


Sejarah Singkat Tteokbokki

Tteokbokki sebenarnya memiliki sejarah panjang yang dimulai sejak zaman Dinasti Joseon. Versi awalnya tidak pedas, melainkan dimasak dengan kecap asin dan minyak wijen—dikenal dengan nama gungjung tteokbokki atau “tteokbokki kerajaan” karena dulunya disajikan di istana.

Versi pedas dari tteokbokki baru muncul pada tahun 1950-an setelah Korea merdeka dari penjajahan Jepang dan mulai mengembangkan kuliner lokal secara lebih bebas. Seorang penjual makanan bernama Ma Bok-rim dipercaya sebagai orang pertama yang menjual tteokbokki pedas di sebuah pasar di Seoul. Ia bereksperimen dengan gochujang yang saat itu mulai mudah diakses, dan sejak saat itu, tteokbokki pedas menjadi primadona makanan jalanan Korea.


Ciri Khas Tteokbokki Pedas

Beberapa hal yang membuat tteokbokki pedas begitu khas dan digemari antara lain:

  • Tekstur kenyal tteok yang memberikan sensasi “chewy” saat digigit.

  • Kuah kental berwarna merah menyala, menggabungkan rasa pedas, manis, dan gurih secara seimbang.

  • Bumbu gochujang yang memiliki cita rasa unik—pedas fermentasi dengan sentuhan rasa asin dan manis.

  • Aroma khas kaldu ikan atau dashi yang memperdalam rasa kuah.

  • Kemampuan untuk dikombinasikan dengan berbagai bahan tambahan, seperti telur rebus, odeng (fish cake), mie instan, hingga keju mozzarella.


Bahan-Bahan Utama dalam Tteokbokki Pedas

Tteokbokki Pedas

Meskipun tteokbokki tampak kompleks, sebenarnya bahan dasarnya cukup sederhana dan bisa didapatkan dengan mudah, terutama di toko bahan makanan Korea atau Asia.

1. Tteok (Kue Beras)

  • Bisa berbentuk silinder panjang atau bulat pipih.

  • Teksturnya kenyal, terbuat dari tepung beras yang dipadatkan dan dikukus.

2. Gochujang (Pasta Cabai Korea)

  • Bumbu dasar yang memberikan rasa pedas, manis, dan fermentasi.

  • Berwarna merah tua, memiliki tekstur kental.

3. Gochugaru (Bubuk Cabai Korea)

  • Memberikan tambahan pedas dan warna yang lebih menyala.

  • Bisa disesuaikan tingkat kepedasannya.

4. Kaldu Ikan (Anchovy Stock atau Dashi)

  • Terbuat dari ikan teri kering, rumput laut, dan bawang.

  • Membuat kuah tteokbokki lebih beraroma dan gurih.

5. Bahan Pelengkap

  • Bawang putih cincang

  • Gula dan kecap asin

  • Fish cake (odeng)

  • Telur rebus

  • Daun bawang

  • Keju (untuk variasi modern)


Resep Dasar Tteokbokki Pedas

Berikut adalah resep sederhana yang bisa diikuti untuk membuat tteokbokki pedas otentik:

Bahan:

  • 300 gr tteok (kue beras Korea)

  • 3 sdm gochujang

  • 1 sdm gochugaru (opsional)

  • 2 sdm gula pasir

  • 1 sdm kecap asin

  • 3 siung bawang putih, cincang halus

  • 500 ml kaldu ikan (atau air biasa)

  • 1 lembar fish cake, potong-potong

  • 1 batang daun bawang, iris

  • Telur rebus (opsional)

  • Keju mozzarella parut (opsional)

Cara Membuat:

  1. Rebus kaldu ikan bersama bawang putih, gochujang, gula, dan kecap asin.

  2. Aduk rata hingga saus larut dan kuah mulai mengental.

  3. Masukkan tteok dan fish cake, masak selama 10–15 menit hingga tteok menjadi lembut dan kuah menyusut.

  4. Tambahkan gochugaru jika ingin lebih pedas.

  5. Terakhir, masukkan daun bawang dan keju jika suka.

  6. Sajikan hangat bersama telur rebus.


Kandungan Gizi Tteokbokki Pedas

Tteokbokki Pedas

Meskipun tteokbokki tergolong jajanan, hidangan ini mengandung beberapa nutrisi penting:

Karbohidrat Kompleks:

Dari tteok sebagai sumber energi utama.

Protein:

Dari fish cake, telur, dan tambahan keju jika digunakan.

Serat dan Vitamin:

Dari bawang, daun bawang, dan bumbu fermentasi gochujang.

Namun, karena tteokbokki juga mengandung gula dan garam yang cukup tinggi, sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar, terutama bagi yang sedang diet rendah kalori atau rendah sodium.


Variasi Tteokbokki yang Populer

Seiring dengan berkembangnya selera masyarakat global, muncul berbagai variasi tteokbokki yang menarik:

1. Rabokki

Tteokbokki yang dimasak bersama mie instan Korea, menciptakan perpaduan karbohidrat yang memuaskan.

2. Cheese Tteokbokki

Diberi topping keju mozzarella atau cheddar yang meleleh dan menambah rasa creamy gurih.

3. Cream Tteokbokki

Menggunakan saus krim atau susu sebagai pengganti kuah merah, menghasilkan rasa lembut dan tidak terlalu pedas.

4. Seafood Tteokbokki

Dilengkapi dengan udang, cumi, atau kerang untuk menambah cita rasa laut.

5. Tteokbokki Goreng

Tteok digoreng terlebih dahulu sebelum dicampur saus, menghasilkan tekstur luar garing dan dalam lembut.


Alasan Tteokbokki Digemari di Indonesia

Di Indonesia, makanan pedas sangat digemari, sehingga kehadiran tteokbokki pedas langsung mendapat tempat di hati masyarakat. Beberapa alasan tteokbokki begitu populer:

  • Rasa pedas manisnya cocok dengan lidah lokal.

  • Tekstur kenyal tteok memberikan pengalaman makan yang berbeda.

  • Sangat fleksibel untuk dikombinasikan dengan bahan lain.

  • Tampilan menarik dan mudah difoto untuk media sosial.

  • Terpengaruh budaya K-Pop dan K-Drama.

Kini, tteokbokki dapat dengan mudah ditemukan di restoran Korea, kedai makanan cepat saji, atau dijual dalam bentuk frozen di e-commerce dan supermarket.


Peluang Bisnis Tteokbokki di Indonesia

Tteokbokki bukan hanya sekadar makanan tren, tetapi indrabet juga peluang bisnis yang menjanjikan:

1. Makanan Kaki Lima atau Booth Festival

Dijual per porsi dengan harga terjangkau dan dikemas praktis.

2. Produk Frozen Food

Tteokbokki beku siap masak banyak diminati oleh anak muda dan keluarga sibuk.

3. Kafe atau Restoran Korea

Sebagai menu utama atau pendamping hidangan utama lain.

4. Kolaborasi Kuliner

Tteokbokki bisa dikolaborasikan dengan rasa lokal seperti tteokbokki sambal matah atau rendang tteokbokki.


Tips Sukses Membuat dan Menjual Tteokbokki

  • Gunakan tteok yang lembut namun tidak mudah hancur saat dimasak.

  • Sesuaikan tingkat kepedasan dengan pasar lokal.

  • Kreasikan tampilan agar menarik dan cocok untuk konten media sosial.

  • Tawarkan variasi topping untuk menarik konsumen baru.

  • Perhatikan kualitas kaldu dan gochujang sebagai kunci rasa.


Kesimpulan

Tteokbokki pedas bukan sekadar makanan jalanan dari Korea Selatan, tapi juga bagian dari gelombang budaya yang kini menyentuh banyak negara termasuk Indonesia. Dengan rasa yang kaya, tekstur unik, dan tampilan menarik, tteokbokki berhasil menjadi hidangan favorit berbagai usia.

Di tengah tren makanan Korea yang terus berkembang, tteokbokki memberikan peluang besar bagi pelaku usaha kuliner yang ingin menyajikan sesuatu yang baru namun mudah diterima. Baik untuk dinikmati sendiri maupun dijadikan produk jualan, tteokbokki adalah pilihan yang menggugah selera dan menjanjikan secara bisnis.

Kini, menikmati cita rasa khas Korea tidak perlu jauh-jauh ke Seoul—cukup satu mangkuk tteokbokki pedas hangat, dan sensasi kenyal pedasnya akan membawa kita seolah-olah sedang berjalan-jalan di gang makanan di Myeongdong.

Baca Juga Artikel dari: Bibir Kering: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

By Santanu